Imam Malik menulis surat kepada Imam Syafi’i, yang pada intinya adalah meminta pendapat tentang hal-hal berikut:
1. Yang fardhu (wajib),
2. Fardhunya fardhu,
3. Sesuatu yang dengannya fardhu menjadi sempurna,
4. Shalat fardhu yang tidak fardhu,
5. Shalat yang ditinggalkan hukumnya fardhu,
6. Shalat antara langit dan bumi,
7. Shalat di langit dan di bumi.
Imam Syafi’i menjawab:
1. Fardhu itu adalah shalat lima waktu.
2. Fardhunya fardhu adalah wudhu.
3. Sesuatu yang dengannya fardhu menjadi sempurna adalah membaca shalawat kepada Rasulullah saw. (bacaan tasyahud dalam shalat).
4. Shalat fardhu yang tidak fardhu adalah shalat anak kecil.
5. Shalat yang ditinggalkan hukumnya fardhu adalah shalat orang yang sedang mabuk.
6. Shalat antara langit dan bumi adalah shalat Nabi Sulaiman as.
7. Shalat di langit dan di bumi adalah shalat Rasulullah saw. pada malam mi’raj.
Related posts:
- Karamah Saad bin Abi Waqash
- Nasihat Rasulullah SAW. Menyambut Bulan Ramadhan
- Mahram atau Muhrim
- Perempuan Ini Benar dan Lak-Laki Itu Salah
- Karamah Khubaib bin Adi dan Sahabatnya
- Doa Ramadhan Hari ke 24
- Kejeniusan Ibnu Abbas
- Jangan Berbuka Puasa dengan yang Manis
- Cemburu Pada Buku
- Belum Merasakan Kelezatan Iman, Hingga Beriman pada Takdir
So much of what we call management consists in making it difficult for people to work.
—
Entries (RSS)